AFC Batalkan Upacara Penghargaan Tahunan untuk Penghormatan

AFC Batalkan Upacara Penghargaan Tahunan untuk Penghormatan

Internasional – Upacara penghargaan tahunan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang dijadwalkan untuk Desember 2020 di Doha, Qatar telah dibatalkan. Hal ini telah diinformasikan oleh badan pengatur sepak bola Asia tersebut. Keputusan itu dibuat oleh Komite Eksekutif AFC sehubungan dengan wabah Covid-19 yang telah menyebabkan kematian di seluruh Asia, lapor kantor berita Xinhua. AFC batalkan upacara penghargaan tahunan sebagai penghormatan.

Acara itu tidak pantas untuk dilanjutkan pada saat ini, kata AFC dalam sebuah pernyataan. Presiden AFC, Shaikh Salman bin Khalifa, mengatakan wabah COVID-19 tidak hanya mengubah kehidupan dan mata pencaharian orang di seluruh dunia. Tetapi juga membawa tantangan unik untuk olahraga dan sepakbola.

“Ribuan nyawa telah hilang tidak hanya di benua kita tetapi juga di seluruh dunia,” katanya. “Ini telah membawa kita untuk mempertimbangkan kesesuaian malam perayaan yang berkilauan. Terutama ketika kita perlu menunjukkan rasa hormat kepada semua orang yang telah meninggal. Dan keluarga serta teman-teman mereka yang berduka pada saat-saat yang paling sulit ini,” tambahnya.

Berita Bola: AFC Batalkan Upacara Penghargaan Tahunan

Sementara itu, mantan pelatih tim nasional Indonesia U-16, Bima Sakti, mantan pemain depan Irak Mohamad Nasser Shakroun dan Zohib Islam Amiri dari Afghanistan adalah bintang-bintang Asia terbaru yang menyatakan suara mereka ke seri AFC #StayActive yang sangat menarik.

Sesuai pernyataan AFC di situs web mereka, Bima Sakti, dengan penuh semangat menunggu untuk mengetahui para penantang timnya dalam undian resmi untuk Kejuaraan AFC U-16 Bahrain 2020. Ia mengatakan : “Beberapa dari kita perlahan-lahan melanjutkan hidup kita. Tetapi kita harus ingat bahwa tidak ada ruang untuk berpuas diri. Saya mendesak semua orang untuk mengikuti pedoman dan hanya berpartisipasi dalam olahraga yang diizinkan oleh pemerintah masing-masing.”

“Penjajaran fisik dan praktik kebersihan terbaik sekarang tidak dapat dinegosiasikan. Dan meskipun mengharuskan kami untuk melakukan beberapa penyesuaian, ini adalah satu-satunya peluang kami untuk sepenuhnya mengalahkan virus ini. Kita semua telah melakukannya dengan baik tetapi kita harus berhati-hati untuk menghindari gelombang kedua dengan segala cara,” lanjut mantan gelandang timnas Indonesia tersebut.

“Satu-satunya kesempatan kami adalah untuk saling bergantung. Dan inspirasi terbesar kami adalah para pahlawan medis dan orang-orang yang kami cintai. Mari kita semua tetap bersatu, tetap kuat dan tetap aktif secara bertanggung jawab,” katanya seperti dikutip oleh situs AFC.

AFC Batalkan Upacara Penghargaan Tahunan untuk Penghormatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *