Aksi Bayar Gaji Maskot Arsenal Cuma Pencitraan, Mesut Ozil Tetap Dibekukan

Jurnal Bola – Mesut Ozil disebut hanya berusaha meningkatkan reputasinya di mata fans dengan aksinya menanggung gaji maskot Arsenal Gunnersaurus yang dipecat, namun Ozil tetap bakal dibekukan dari skuad The Gunners.

Pemenang Piala Dunia 2014 mendapati dirinya benar-benar tidak lagi dipertimbangkan di Stadion Emirates, meskipun statusnya sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di klub mencapai 6,7 Milyar rupiah per pekan.

Pemain berusia 31 tahun itu belum sekalipun dimainkan oleh Mikel Arteta di musim ini, dan bahkan penampilan terakhirnya bagi klub terjadi pada 7 Maret lalu sebelum kompetisi dihentikan sementara saat lockdown coronavirus.

Manajer Spanyol lebih menyukai opsi lain untuk mendukung taktiknya di London Utara, dengan playmaker internasional Jerman itu juga dicoret dari skuad Arsenal untuk babak penyisihan grup Liga Europa, bersama Sokratis, Gabriel Martinelli, dan William Saliba.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Legenda The Gunners Ray Parlour yakin bahwa situasi itu tidak akan berubah dalam waktu dekat, dengan mantan pemain sayap itu mengatakan kepada talkSPORT, “Dia tidak akan bermain lagi untuk Arsenal di laga-laga berikutnya.”

Ditanya apakah dia terkejut melihat Mesut Ozil diabaikan untuk laga di Piala Carabao dan dikeluarkan dari skuad Liga Europa Arsenal, Ray Parlour menambahkan, “Tidak juga. Mikel Arteta memiliki pemain muda yang bisa diandalkan dan dia benar-benar menginginkannya dan mereka telah menjadi pilihan yang lebih disukai ketimbang Mesut Ozil.”

“Para pemain seperti Joe Willock dan Reiss Nelson akan mendapat kesempatan. Mereka telah membuat keputusan besar itu. Mereka masih harus membayar gajinya tapi dia tidak akan terlibat. ”

Meskipun tidak bermain di lapangan, Mesut Ozil telah merebut hati para fans Arsenal dengan menawarkan diri untuk membayar gaji Gunnersaurus, maskot klub yang dipecat pihak klub karena alasan pemotongan biaya di tengah pandemi virus corona.

Tapi Ray Parlour memandang bahwa itu hanyalah upaya pencitraan, dengan mantan gelandang Real Madrid dituduh melakukan aksi itu hanya untuk berusaha meningkatkan reputasinya di mata dunia luar dan para fans.

“Saya pikir itu hanya tindakan pencitraan. Saya berharap Gunnersaurus mendapatkan gaji 5,7 Milyar rupiah per pekan karena dia lebih layak mendapatkannya. Apa yang dilakukan Mesut Ozil tak berarti apapun di mata saya. Hanya saja menurut saya itu aksi pencitraan yang sangat bagus. Bukankah begitu? Di balik layar, untuk mendapatkan kembali kepercayaan dan dukungan para fans, mari kita lakukan itu.”

Liga Inggris