Antonio Conte Mengeluh, Diminta Inter Jadi Midas, Ubah Semua Jadi Emas

Jurnal Bola – Inter menang 2-0 atas Napoli pada pekan 37 Liga Italia Rabu (29/6) dinihari tapi pelatih Antonio Conte menolak dirinya dijadikan Raja Midas, seorang yang mampu mengubah semua yang disentuhnya menjadi emas.

Nerazzurri naik ke posisi kedua klasemen Serie A dengan 79 poin, unggul satu di atas Atalanta, dalam sebuah laga yang seru, banyak serangan silih berganti, dan tidak mudah dimenangkan oleh Inter Milan.

, saat ia mengakui bahwa kedatangannya ke San Siro telah menyebabkan ekspektasi yang kelewat tinggi terhadap Inter Milan, termasuk merebut gelar juara Serie A musim ini.

“Masalahnya adalah, saya bukan seseorang yang bisa menuliskan ulang sejarah Inter. Itulah tugas Anda semua, para wartawan dan komentator, mengamati semua data dan menjelaskan apa bedanya [dengan masa lalu]. Saya menyadari bahwa kehadiran saya telah menciptakan harapan yang sangat tinggi dan itu (ekspektasi tinggi tersebut) bisa mengubah cara melihat hasil [yang dicapai Inter]. orang-orang akan berpikir bahwa begitu saya tiba maka semua yang saya sentuh akan menjadi emas. Itu terjadi di masa lalu tapi tidak selalu akan begitu [pada masa depan],” tegas Antonio Conte.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Midas adalah sebuah kisah dalam mitologi Yunani perihal seorang raja yang bisa mengubah segala sesuatunya menjadi emas, menyusul sebuah permintaan kepada dewa-dewa. Namun ia kemudian hidup menderita setelah makanan yang disentuhnya kemudian juga berubah menjadi emas.

Inter akan tandang ke Atalanta pada laga terakhir musim, Minggu 2 Agustus 2020 dinihari, guna memperebutkan posisi kedua yang terasa sangat prestisius di tengah dominasi Juventus selama sembilan musim terakhir. Dengan satu mata La Dea sudah terarah ke Liga Champions, anak-anak Conte lebih difavoritkan untuk memenangi laga matchday terakhir Serie A tersebut.

Liga Italia