Arsenal Satu Grup Liga Europa Dengan Bekas Klub Solskjaer dan Erling Haaland

Jurnal Bola – Hasil drawing Liga Europa pada Jumat (2/10) malam menempatkan Arsenal berada di Grup B dan satu grup dengan sejumlah tim yang akan mereka anggap cukup ringan: Rapid Wien asal Austria, misalnya, selain FK Molde asal Norwegia.

Mikel Arteta akan menyukai prospek mereka lolos dengan mudah dari babak grup kompetisi kedua Eropa ini setelah hasil drawing Liga Europa menyatukan Arsenal dengan Rapid Wien dan FK Molde. Yang disebut terakhir ini adalah klub bekas asuhan manajer Manchester United saat ini Ole Gunnar Solskjaer dan raja gol Borussia Dortmund Erling Haaland.

Tidak ada prestasi menonjol dari klub Austria ini, yang juga kadang-kadang ditulis sebagai Rapid Vienna. Mereka merupakan tim spesialis Liga Europa. Terakhir kalinya berkompetisi di babak grup Liga Champions adalah pada musim 2005/2006 saat mana mereka menderita kekalahan telak 0-1 dan 0-4 dari Bayern Munchen serta 1-3 dan 0-3 dari Juventus.

The Gunners hanya menduduki urutan 8 pada klasemen Premier League musim lalu, jadi bagaimana ceritanya mereka bisa lolos langsung ke babak penyisihan grup Europa League musim 2020/2021? Tiket ke sini diperoleh Arsenal setelah menjadi juara FA Cup, yang memberi mereka hadiah langsung lolos ke babak grup Liga Europa. Sebagai perbandingan, Tottenham Hotspur yang duduk pada posisi keenam klasemen harus menempuh perjalanan melalui babak kualifikasi kedua, babak kualifikasi ketiga dan barulah babak grup.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Arsenal adalah tim terkuat dalam drawing Liga Europa pada Jumat (2/10) malam ini. Mereka memiliki koefisien klub di mata UEFA sebesar 91.000, lebih besar daripada Tottenham Hotspur (85.000), AS Roma (80.000), Napoli (77.000) dan Leicester City (22.000). Koefisien klub ini didapat dari partisipasi klub di ajang kompetisi Eropa (Liga Champions atau Liga Europa) selama lima tahun terkini.

The Gunners naik banyak dalam perolehan nilai koefisien mereka setelah lolos sampai ke final Liga Europa 2018/2019 di bawah asuhan Unai Emery, sebelum dikalahkan oleh Chelsea pada partai puncak tersebut. Kekalahan itu berarti mereka tidak memperoleh tiket lolos langsung ke Luga Champions pada musim berikutnya dan untuk kali ketiga secara berturut-turut (sejak 2017/2018) Arsenal tidak ikut serta di dalam kompetisi Champions League.

Pada perjalanan ke final 2019 tersebut, Arsenal mengalahkan Valencia dengan skor agregat 7-3 pada partai semi final, menang 3-0 agregat atas Napoli pada perempat final dan sebelumnya 4-3 atas Rennes pada 16 besar, selain kemenangan 3-1 agregat atas BATE Borisov pada babak 32 besar Liga Europa.

Itu merupakan pencapaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir, dengan langkah Arsenal pada musim 2019/2020 terhenti pada babak 32 besar oleh klub Yunani, Olympiakos. Sebelum itu pada musim 2017/2018 The Gunners dihentikan oleh Atletico Madrid pada babak semi final dengan skor agregat 1-2. Padahal tim London itu berhasil menang atas CSKA Moscow pada perempat final dengan agregat 6-3 dan menang besar 5-1 atas AC Milan pada babak 16 besar Europa League musim tersebut.

Internasional