Bangkit Dari 3-0 Jadi 3-3, Itu Alasan Sir Alex Pilih David Moyes di Man Utd

Jurnal Bola – Nama David Moyes trending Senin (19/10) dinihari usai membawa West Ham United bangkit dari ketertinggalan 3-0 menjadi sama kuat 3-3 hanya dalam 8 menit terakhir pertandingan Liga Inggris di kandang Tottenham. Jadi, Anda sudah tahu kan mengapa ia dipilih oleh Sir Alex Ferguson menggantikannya di Old Trafford.

David Moyes adalah manajer yang dipilih sendiri oleh Sir Alex Ferguson untuk menggantikan dirinya saat pelatih gaek itu mundur dari posisi manajer Manchester United tahun 2013. Betul bahwa Moyes kemudian dipecat kurang dari satu tahun setelah mengisi kursi panas di Old Trafford. Tapi hasil imbang 3-3 di kandang Tottenham pada Minggu (18/10) malam membuktikan bahwa dia sebenarnya bukan pilihan yang salah dari Sir Alex. Hanya tuntutan yang terlalu tinggi dan ketidaksabaran para pendukung menyebabkan direksi Setan Merah memecatnya.

Anda harus melihat sendiri ekspresi para pemain The Hammers pada laga Premier League tadi malam. Bahkan usai gol pertama dari Fabian Balbuena menit 82, tidak ada kegembiraan dari para pemain tim tamu itu. Sisa 8 menit, apa sih yang bisa diharapkan?

Tapi mujizat ternyata terjadi hanya menjadi gol bunuh diri dan mengubah papan skor menjadi 3-2. Dan benar saja. Pada menit keempat injury time, Manuel Lanzini menyambar bola muntah di luar kotak penalti menjadi sebuah gol hebat ke pojok kiri atas gawang Lloris. Skor sama kuat 3-3 dan David Moyes beserta para pemain West Ham melompat-lompat merayakan hasil Liga Inggris itu seolah-olah sebuah kemenangan.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Ini bukan satu-satunya prestasi menonjol David Moyes sejak lockdown dimulai Maret 2020. West Ham di bawah asuhan David Moyes mengalahkan Chelsea 3-2 pada tanggal 2 Juli, memaksa imbang Manchester United 1-1 pada 23 Juli dengan The Hammers tampil lebih baik, menaklukkan Wolves dengan skor 4-0 (28 September) dan juga menang 3-0 di kandang Leicester City pada 4 Oktober, dan tadi malam bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk imbang 3-3. Tidak mengherankan jika sang pelatih Skotlandia itu melampiaskan kegembiraannya secara luar biasa.

Liga Inggris