Begini Cara Edu Bilang Ke Mesut Ozil Soal Pencoretan di Liga Europa

Jurnal Bola – Direktur teknis Arsenal Eduardo Cesar Daud Gaspar mengungkapkan bagaimana cara dirinya menyampaikan kabar buruk kepada Mesut Ozil dan Sokratis Papastathopoulos soal pencoretan dari skuad Liga Europa, sembari mengaku kesulitan mengurangi jumlah pemain dari skuad Arsenal saat ini.

Edu dan manajer Mikel Arteta mengatur pertemuan tatap muka dengan dua pemain skuad utama The Gunners itu untuk menjelaskan mengapa nama mereka tidak masuk dalam skuad 25 pemain klub yang didaftarkan untuk kompetisi Liga Europa.

Padahal The Gunners akan menghadapi babak penyisihan grup Liga Europa yang cenderung mudah dengan Arsenal hanya akan bermain melawan Dundalk, Molde, dan Rapid Wina di Grup B, seharusnya itu bisa menjadi kesempatan bagi para pemain kurang mendapatkan peluang bermain di Liga Inggris untuk mendapatkan menit bermain.

Namun kendati merupakan pemain dengan gaji tertinggi di klub mencapai 6,7 Milyar rupiah per pekan, Mesut Ozil harus dicoret dari skuad Liga Europa dan Edu mengungkapkan bagaimana dia dan Mikel Arteta menyampaikan kabar itu kepadanya.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Dia berkata, “Kami perlu mengatur jumlah pemain asing di skuad karena kami hanya diperbolehkan memiliki 17 pemain [asing] dalam daftar skuad yang kami daftarkan. Saya berbicara dengan Mikel Arteta tentang para pemain yang mungkin akan ditinggalkan dan kami membahas bagaimana menangani situasi yang sulit itu.”

“Cara kami melakukannya adalah duduk dengan para pemain yang bersangkutan dan terbuka dengan mereka dan saya juga berbicara dengan agen mereka. Satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah tatap muka dan menjelaskan sejelas-jelasnya mengapa Mikel Arteta membuat keputusan itu. Dan saya pikir kami melakukannya dengan cukup baik.”

Bek Prancis William Saliba, yang akan dipinjamkan ke klub Championship pekan depan, dan striker Gabriel Martinelli yang masih cedera juga telah dikeluarkan dari skuad Liga Europa yang diserahkan ke UEFA pada Selasa (6/10).

Dan Edu mengakui bahwa mengurangi jumlah pemain dalam skuad setelah mendatangkan enam pemain baru selama musim panas selalu menjadi masalah. Dia berkata. “Pasar musim panas ini sangat aneh dan sulit untuk dikelola dengan baik karena tidak ada yang 100 persen nyaman untuk melakukan transaksi. Mengatur kesepakatan pinjaman cukup sulit dan mencoba kesepakatan pertukaran pemain bahkan lebih sulit lagi.”

“Kami menghadapi situasi yang sangat sulit dengan Covid-19 dan semua orang cukup khawatir tentang masa depan dan apakah mereka punya uang atau tidak. Tapi ketika saya dan Mikel Arteta duduk untuk berbicara tentang skuad, kami optimis dengan skuad yang kami miliki.”

Liga Inggris