Biaya Penundaan Euro 2020, UEFA Meminta Dari Klub dan Liga

Internasional – Euro 2020 hampir pasti akan ditunda setelah pandemi virus Corona yang melanda seluruh dunia. Sepak bola domestik di Eropa sejauh ini telah dihentikan. Dan semua liga top di Eropa sepertinya akan dilanjutkan hingga musim panas. Dengan demikian, kompetisi internasional utama Eropa, Euro 2020 harus ditempatkan di belakang mereka. Ini dilakukan untuk memenuhi semua pertandingan terakhir yang tersisa di musim 2019/20. Dan mengenai penundaan Euro, memperkirakan beberapa biaya tambahan.

Sejauh ini, ada beberapa ide tentang bagaimana Euro 2020 dapat dialokasikan kembali pada kalender. Salah satu pilihan adalah memindahkan turnamen ke akhir tahun ini, dengan syarat apabila wabah virus Corona bisa dihentikan. Pilihan lain adalah mengagendakan seluruh kompetisi ke musim panas 2021. Tetapi tampaknya UEFA tidak senang dengan agenda memindahkan di tahun depan.

£ 275 Juta untuk Penundaan Euro 2020?

Seperti dilansir David Ornstein untuk The Athletic, badan sepak bola Eropa akan meminta £ 275 juta dari klub dan liga untuk menunda Euro 2020 selama setahun ke depan. UEFA pun telah memperkirakan biaya penundaan selama 12 bulan. Dan klub maupun liga di Eropa akan diberi tahu jumlah tepatnya pada pertemuan darurat yang diadakan hari ini.

Namun sepertinya klub akan berdebat dengan keputusan ini. Dengan klub-klub di seluruh benua yang kemungkinan ‘lumpuh’ secara finansial oleh kurangnya pendapatan karena laga yang tertunda, UEFA mengetuk pintu menuntut pembayaran besar. Tetapi itulah cara dunia sepakbola modern. Ornstein melaporkan bahwa hak prerogatif sebagian besar klub Eropa adalah menyelesaikan semua musim domestik dengan biaya berapa pun.

UEFA juga bertekad untuk menyelesaikan Liga Champions musim ini dan Liga Europa. Ini membuat tuntutan mereka terhadap Euro 2020 semakin aneh, menurut Daily Mail. Dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, mereka yang berada dalam komunitas sepakbola perlu bersatu dan saling membantu.

UEFA sepertinya harus bekerjasama dengan klub dan liga, dan membantu mereka melalui melewati pandemi virus Corona, bukan malah membebankan. Dan mari kita tunggu keputusan final yang akan dibuat oleh UEFA. Semoga semua akan memberikan kenyamanan bagi setiap klub dan liga di Eropa.