Borong Dua Gol Ke Gawang Inter, Ibrahimovic: Virus-pun Tak Bisa Menghentikanku!

Jurnal Bola – Bomber gaek AC Milan Zlatan Ibrahimovic langsung berkomentar sombong usai secara beruntun menghajar KO virus corona dan dilanjutkan dengan memborong dua gol ke gawang Inter Milan di Giuseppe Meazza pada Minggu (18/10) dini hari WIB.

Bomber berusia 39 tahun itu kembali ke skuad asuhan Stefano Pioli usai sembuh dari infeksi virus corona, dan langsung mencetak dua gol saat Rossoneri memenangkan Derby della Madonnina pertama musim ini dengan skor 2-1.

Tak pelak ini membuat mantan bomber PSG dan Manchester United itu berani sesumbar bahwa bahkan virus corona yang menakutkan pun tak bisa menghentikan dirinya untuk bermain di derby dan membantu kemenangan AC Milan atas rival sekota yang lama mereka nantikan.

“AC Milan belum memenangkan derby dalam empat tahun, saya terjebak di rumah selama dua minggu, jadi saya lapar dan itu terlihat di atas lapangan,” sesumbar Zlatan Ibrahimovic kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Saya kehilangan indra perasa saya sedikit, tapi saya melakukan swab setiap tiga hari dan tidak ada yang akan menghentikan saya bermain di derby ini. Saya kecewa karena penalti saya berhasil diselamatkan kiper, tetapi yang terpenting adalah tim menang.”

“Saya merupakan pemain tertua di skuad ini, saya merasakan banyak tanggung jawab dan saya suka perasaan itu, karena mereka semua mengikuti jejak saya dan selalu lapar untuk memetik kemenangan.”

Ibrahimovic ditanya apakah dia kagum dengan penampilan dirinya sendiri yang mampu mengangkat AC Milan yang telah lama terpuruk dan gagal bersaing di papan atas Liga Italia, bomber veteran Swedia itu menjawab.

“Saya tahu level saya. Setelah cedera, saya pergi ke Amerika untuk merasa hidup. Saya memberi tahu Jose Mourinho di Manchester United bahwa saya belum siap dan tidak ingin mengecewakannya, jadi saya pergi ke Amerika.”

“Mino Raiola menyuruh saya kembali ke Eropa, mereka mengatakan kepada saya bahwa Milan membutuhkan saya, jadi saya datang. Saya merasa seperti pemain yang lebih lengkap sekarang dibandingkan 10 tahun yang lalu. Jika saya memiliki tingkat kebugaran yang saya lakukan 10 tahun lalu, tidak ada yang akan menghentikan saya.”

“Saya berlatih keras, saya bermain dengan pengalaman dan rekan tim yang siap membantu. Saya tidak akan menerima mereka melepaskan kaki mereka dari gas, dalam latihan atau dalam pertandingan. Kami harus selalu berlatih dengan komitmen 200 persen.”

Liga Italia