Frank De Boer Ungkap Alasan Perubahan Taktik Belanda Kontra Italia Tadi Malam

Jurnal Bola – Pelatih Belanda Frank de Boer menjelaskan keputusannya mengubah taktik timnya untuk membawa mereka berhasil mengamankan satu poin dalam laga imbang 1-1 melawan Italia di Bergamo.

Oranje secara mengejutkan mengubah taktik permainan mereka dari 4-3-3 menjadi 5-3-2 atau 3-5-2, taktik itu bahkan juga yang tak memperkirakan perubahan taktik permainan rival mereka.

Mengorbankan satu pemain sayap, Steven Berghuis, bos Frank De Boer bermain dengan tiga bek sejajar dengan Nathan Ake, Virgil van Dijk, dan Stefan de Vrij, sementara mereka diapit dua wingback Daley Blind dan Hans Hateboer.

Kini eks bos Inter Milan itu pun mengakui bahwa perubahan taktik timnya disengaja untuk melawan Italia, taktik yang disebutnya pilihan rasional berdasarkan lawan yang mereka hadapi.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Saya ingin bermain dengan lima pemain di belakang sehingga pemain depan kami tidak harus terus turun ke belakang mengejar bola dengan pemain mereka yang melakukan overlap,” kata Frank De Boer kepada NOS TV.

“Pada dasarnya, ini adalah pilihan taktik rasional berdasarkan karakter lawan kami dan mencari tahu apa yang bisa kami tawarkan sebagai balasannya. Dalam hal ini berarti mengorbankan pemain seperti Steven [Berghuis].”

“Perasaan saya mengatakan bahwa saya harus melakukan perubahan taktik ini. Sesi pelatihan yang kami miliki untuk mempraktikkan taktik baru ini juga sangat menggembirakan.”

Perubahan itu diperlukan setelah bermain imbang 0-0 melawan Bosnia-Herzegovina pada hari Minggu yang membuat mereka gagal mencetak gol di 3 dari 4 laga terakhir dan Belanda sekarang berada di urutan ketiga grup UEFA Nations League mereka, dua poin di belakang pemimpin klasemen Polandia.

“Tentu saja, kami seharusnya bermain lebih baik melawan Bosnia dan Herzegovina, tapi malam ini saya pikir kami lebih unggul atas Italia. Itu sekitar 60-40 persen penguasaan bola di pihak kami.”

“Pada akhirnya kami tidak bisa senang dengan hasilnya, karena kami ingin memenangi grup ini, tapi penampilan ini memberi kami kepercayaan diri yang tinggi. Jika kami bisa bermain seperti ini, apa pun formasi yang kami mainkan, maka kami akan menyulitkan lawan mana pun.”

Sebenarnya secara statistik Belanda tidak benar-benar unggul dalam penguasaan bola seperti kata Frank De Boer, skuad Oranje hanya menguasai 45 persen ball possession atas Italia, meski mereka melancarkan dua kali lipat peluang mencetak gol lebih banyak (14-7).

Internasional