Gareth Bale Marah Setelah Dicegah Dapatkan 18 Milyar Per Minggu

Jurnal Sepakbola – Gelandang Toni Kroos membocorkan situasi Gareth Bale di Real Madrid, menyebut sang pemain Wales marah pada klub karena mencegahnya mendapatkan 18 Milyar rupiah per minggu. Begini ceritanya.

Pada musim panas lalu Gareth Bale sudah nyaris bergabung ke Jiangsu Suning di Liga Super China dan bahkan sudah terbang ke negeri itu untuk segera menyelesaikan transfernya. Suning pun dilaporkan sudah menyetujui kesepakatan pribadi dengan pihak Bale, yang dilaporkan akan menerima kontrak tiga tahun senilai 18,7 Milyar rupiah per pekan.

Akan tetapi pihak Presiden Real Madrid Florentino Perez tiba-tiba membatalkan transfer Bale pada detik-detik akhir yang membuat penyerang berusia 31 tahun itu akhirnya kembali terpenjara di Bernabeu. Perez dilaporkan tidak mau membiarkan rekor penandatanganan mereka itu pergi dengan status bebas transfer dan masih menginginkan ganti rugi atas biaya transfernya.

Padahal sebelumnya manajer Zinedine Zidane sudah sangat yakin bahwa penyerangnya itu akan pergi keesokan harinya, saat bos Prancis itu berkata pada pramusim 2019 lalu: “Gareth Bale tidak masuk skuad karena klub berusaha menjualnya. Jika dia bisa pergi besok, maka itu akan lebih baik. Ini bukan sesuatu yang personal. Saya tidak punya masalah apa pun dengan Gareth, tapi saya harus membuat sebuah keputusan. Ada waktu ketika kita harus berubah dan perpisahan adalah keputusan yang lebih baik.”

Kini rekan setimnya Toni Kroos mengakui bahwa masih ada suasana canggung untuk semua orang di klub, mengatakan kepada Goal, “Jelas bahwa situasinya tidak memuaskan bagi semua orang. Saya percaya bahwa Gareth Bale ingin meninggalkan klub pada musim panas lalu dan bahwa mereka memberi persetujuan ‘ya’ pada awalnya dan kemudian tiba-tiba mereka berkata ‘tidak’. Saya tidak tahu apakah dia masih sedikit marah tentang hal itu. Itu adalah situasi yang sulit.”

Gareth Bale Marah Setelah Dicegah Dapatkan 18 Milyar Per Minggu
Gareth Bale Marah Setelah Dicegah Dapatkan 18 Milyar Per Minggu

Bale tidak bermain satu menit pun dari tujuh pertandingan terakhir klub saat Real Madrid memenangkan gelar LaLiga musim 2019/2020 untuk menjadi gelar ke-34 mereka dalam sejarah.

Sementara itu agen Bale, Jonathan Barnett, sudah menegaskan bahwa penyerang Wales tak akan pergi karena tak akan ada klub yang sanggup membayarnya.

Laporan baru-baru ini mengklaim bahwa mantan penyerang Tottenham akan dengan senang hati menjalani sisa kontraknya saat ini yang bernilai 6,3 miliar per pekan – yang berlangsung hingga 2022 – meski dia harus hanya akan menghabiskan waktunya di bangku cadangan, main teropong-teropongan atau tidur dengan menggunakan masker menutupi matanya.