Gawang Liverpool Jebol Tujuh Kali, Bek 1,45 Trilyun Rupiah Malah Salahkan Penyerang

Jurnal Bola – Sebagai bek yang disebut-sebut yang terbaik di dunia saat ini Virgil van Dijk tidak bisa membayangkan Liverpool menelan kekalahan 7-2 melawan Aston Villa, tapi dia mengklaim bahwa penyerang timnya juga harusnya lebih klinis di depan gawang.

Barisan pertahanan The Reds dengan harga mencapai 7,1 Trilyun rupiah menderita kekalahan memalukan, menjadi juara bertahan pertama sejak 67 tahun lalu yang kebobolan hingga tujuh gol dalam sebuah pertandingan liga.

Dua gol Mohamed Salah tak banyak membantu pasukan Juergen Klopp yang harus melihat hattrick Ollie Watkins dan brace Jack Grealish yang berperan dalam tujuh gol yang bersarang ke gawang Adrian, yang bermain menggantikan Alisson Becker karena cedera.

Dengan kekalahan tak terduga ini, runner up Ballon d’Or 2019 mengakui bahwa pasukan Dean Smith yang nyaris terdegradasi di musim lalu layak mendapatkan pujian, sembari meminta rekan-rekannya bisa segera bangkit dari kekalahan memalukan di Villa Park ini.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Sulit untuk menelan kekalahan seperti cara kami kalah malam ini. Pertama dan yang paling utama adalah bahwa Aston Villa memang bermain sangat baik, kami harus memberi mereka pujian yang pantas mereka dapatkan,” kata Virgil van Dijk yang dibeli Liverpool dari Southampton senilai 1,45 Trilyun rupiah kepada Sky Sports pasca pertandingan.

“Itu adalah salah satu pertandingan di mana kami tidak menampilkan 100 persen kemampuan dan performa terbaik kami dari awal hingga akhir. Gol-gol kebobolan kami seharusnya bisa kami cegah, tetapi juga peluang yang kami miliki, kami seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak gol.”

“Secara keseluruhan kami semua kecewa, kami seharusnya tidak kalah dengan margin gol sebesar ini, tetapi kami tetap perlu bersatu dan memastikan bahwa kekalahan mengerikan seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang.”

“Anda harus memberikan apresiasi Aston Villa, tetapi kami seharusnya juga lebih klinis. Dalam semua aspek permainan, kami seharusnya melakukan pekerjaan kami lebih baik. Penting untuk tidak panik, tetapi kami harus meningkatkan permainan kami karena tingkat kinerja kami saat menang lawan Arsenal dan kalah melawan Villa begitu besar gapnya.”

Liga Inggris