Haaland Cocok Untuk Liverpool, Bukan Manchester United

Berita Bola Terbaru – Pada saat ini, Erling Haaland akan menjadi bintang besar di Liga Premier jika ia menerima tawaran dari Manchester United. Striker muda itu, bagaimanapun, memilih untuk bermain di Bundesliga pada Januari. Tetapi sebagai sesama warga Norwegia, Ole Gunnar Solksjaer bisa saja melihat Haaland di Inggris segera. Namun sepertinya  tidak dengan Setan Merah. Haaland cocok dengan Liverpool dibanding tim Solskjaer.

Menurut Jan Age Fjortoft, yang bermain dengan ayah Haaland, Alf-Inge, di Norwegia, bintang Borussia Dortmund itu mengesankan semua orang di Jerman. Tetapi pada akhirnya, ia akan menemukan jalan kembali ke Inggris. Haaland lahir di Inggris ketika ayahnya berada di Leeds United. Fjortoft mengatakan tidak sulit untuk melihat bahwa Leeds akan berada di daftar teratas jika Haaland memutuskan untuk mencobanya lagi di Liga Premier.

Atau pencetak 14 gol di Bundesliga musim ini, dapat memilih Anfield sebagai tujuan berikutnya, tambah Fjortoft, seperti yang dilaporkan The Sun.

“Dia akan cocok untuk klub mana pun dan untuk Liverpool dia bagus. Ketika dia berbicara tentang United, dia berbicara tentang Leeds United. Saya pikir dia akan berakhir di Inggris pada tahap tertentu. Dia berusia 19 dan kita harus membuat ruang untuk memiliki lima pertandingan tanpa mencetak gol,” mantan pemain internasional Norwegia itu mengatakan.

Berita Bola Terbaru: Erling Haaland Cocok Untuk Liverpool

Mungkin tampak aneh karena bintang Bundesliga diketahui memiliki hubungan baik dengan bos United, Solskjaer. Keduanya bekerja sebelumnya di Monde di Norwegia. Dan pemain muda itu memuji mantan pelatihnya sebagai instrumen untuk kebangkitannya sebagai finisher menakutkan dalam pertandingan. Namun, pemain berusia 19 tahun itu mengakui bahwa memilih Dortmund daripada United itu mudah. Ia hanya merasa bahwa Bundesliga adalah pertandingan yang sempurna baginya.

Haaland juga mengutip ketidakpastian seputar Old Trafford pada saat Solskjaer membujuknya. Pembicaraan tersebar luas bahwa manajer bisa dipecat kapan saja. Sehingga Haaland mengira dia tidak akan bekerja dengan pelatih lamanya pada akhirnya.

Liverpool, di sisi lain, tidak memiliki kesempatan ketika balapan berlangsung untuk merekrut mantan bintang RB Salzburg. Seperti yang diceritakan oleh bos The Reds Jurgen Klopp, mengajukan tawaran kepada striker itu tidak realistis saat itu.

“Kami tidak mungkin mendapatkannya. Semudah itu. Dia menginginkan tim top, secepat mungkin, dengan ruang terbuka,” kata Klopp, dikutip dari Metro.