Havertz Menunjukkan Mengapa Bayern dan Chelsea Tertarik

Bundesliga – Kai Havertz menunjukkan mengapa klub-klub top Eropa tertarik dengan jasanya. Ini setelah dirinya mencetak dua gol untuk membantu Bayer Leverkusen mengamankan kemenangan 4-1 melawan Werder Bremen pada Senin malam. Seperti diketahui, Bundesliga menjadi liga utama pertama yang dilanjutkan selama pandemi virus Corona.

Leverkusen memasuki pertandingan hanya empat poin di belakang RB Leipzig yang berada di urutan keempat. Setelah hasil imbang 1-1 dengan Freiburg pada hari Sabtu. Havertz adalah bintang pertunjukan di Weserstadion yang kosong. Mencetak gol ke-11 dan ke-12 untuk semua kompetisi musim ini, setelah mencetak 20 kali musim lalu.

Pemain berusia 20 tahun itu telah menjadi salah satu properti terpanas di sepakbola dunia saat ini. Dengan Bayern Munich, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur semuanya dilaporkan tertarik pada gelandang serang itu. Kinerja pada Senin malam hanya akan meningkatkan minat untuk pemain internasional Jerman tersebut pada bursa transfer mendatang.

Havertz Menunjukkan Bakatnya untuk Memimpin Bayer Leverkusen

Setelah awal yang lambat dalam permainan, dengan semua pertandingan dimainkan secara tertutup, laga meledak menjadi hidup. Dengan tiga gol terjadi dalam lima menit. Havertz yang berusia 20 tahun, membuat Leverkusen memimpin pada menit ke-28. Sebelum bek kanan Bremen, Theodor Gebre Selassie, sukses menyamakan kedudukan di menit ke-30.

Namun Havertz berhasil mengembalikan keunggulan Leverkusen tiga menit kemudian dengan sundulan lainnya. Semua berawal dari tendangan bebas Kerem Demirbay. Pasukan Peter Bosz membungkus kemenangan nyaman dengan gol di babak kedua dari Mitchell Weiser dan Demirbay.

Itu adalah kemenangan ke-10 Leverkusen dalam 11 pertandingan. Tetapi kemenangan pertama mereka sejak menang 3-1 di Rangers di leg pertama babak 16 besar Liga Europa pada 12 Maret. Kekalahan ini membuat Bremen tertahan di zona degradasi, terpaut lima poin dari tempat play-off degradasi. Dan sembilan poin dari zona aman, meskipun dengan satu pertandingan di tangan.

Bremen hanya menghabiskan satu musim di luar papan atas sejak pembentukan Bundesliga pada 1963. Yaitu pada kampanye mereka diĀ  musim 1980-81.