Jadwal Serie A Ditangguhkan, Siapa yang Diuntungkan?

Serie A – Pecahnya virus Corona di Italia, membuat jadwal pertandingan Serie A ditangguhkan. Bentrokan dua tim kelas berat, Juventus dan , harus ditunda. Laga awalnya akan diadakan di dalam stadion tertutup tanpa penonton. Namun kemudian berita menghantam pada hari Sabtu, bahwa dua tim raksasa Juventus dan Inter Milan harus menunggu sampai 13 Mei untuk laga tunda mereka.

Ditunda adalah salah satu kata terburuk dalam kamus sepakbola. Bentrokan Juventus dan Inter Milan yang seharusnya diadakan pada hari Minggu (01/03), harus ditunda menjadi pertandingan kedua terakhir musim ini. Padahal, akan sangat menyenangkan melihat Maurizio Sarri dan Antonio Conte bertarung habis-habisan akhir pekan ini. Namun, tapi mari kita pikirkan ini sebentar.

Setelah kemenangan 2-0 atas Bologna pada hari Sabtu (29/02), le Aquile melambung ke puncak Serie A. Meninggalkan I Nerazzurri yang kini berada di belakang pasukan Simone Inzaghi dengan delapan poin. Tapi itu bukan sepenuhnya kesalahan Inter. Karena pertandingan yang ditangguhkan lainnya, Inter telah memainkan dua pertandingan lebih sedikit dari pemimpin klasemen saat ini. Ini berarti mereka bisa lebih dekat ke puncak Mei mendatang.

Lazio Memimpin, Sementara Serie A Ditangguhkan

Anda bisa membayangkan seperti ini: Lazio unggul dua poin, setelah memainkan pertandingan ekstra, dan Inter dan Juve berhadapan di Turin. Mengetahui siapa pun yang menang, akan berjarak tiga poin untuk mengklaim Scudetto. Lazio berada di puncak gelombang saat ini, dan meskipun secara beruntun tak terkalahkan sejak bulan September 2019, sangat layak bahwa satu hasil buruk bisa memotong sayap Eagles.

Perebutan gelar tiga tim memang terlihat seru. Tetapi pada akhirnya, pertarungan sampai akhir di antara kedua belah pihak mengalahkannya. Dan terlepas dari upaya Lazio untuk mengungguli dan merebut keuntungan dari lawan-lawan mereka, cerita selalu tentang Juventus dan Inter. Tentang Sarri dan Conte. Cristiano Ronaldo dan Romelu Lukaku. Dua rival bebuyutan.

Conte, mantan pemain dan pelatih Juventus, juga bisa memenangkan gelar Serie A di Turin. Namun, ia kini membela mantan musuh bebuyutannya. Sarri, pelatih yang dibawa untuk memberikan gaya baru kepada Nyonya Tua, bisa saja keluar dari pekerjaan lebih cepat.

Dan kemudian, ada kemungkinan pertemuan kembali untuk Juventus dan Inter. Keduanya berada di semifinal Coppa Italia, dan satu tempat di final menanti mereka. I Bianconeri harus mengatasi Milan, sementara Inter harus membalik defisit satu gol melawan Napoli.

Di sisi lain, Inter kemungkinan akan terlihat sulit beberapa minggu mendatang dan tertinggal jauh di belakang. Lazio mungkin bisa saja tergelincir. Dan Juventus memiliki kesempatan untuk meraih banyak kemenangan demi gelar yang tentu saja diragukan akan diraih sebelum jadwal pertandingan mereka yang dijadwalkan pada bulan Mei. Siapa yang akan berhasil?