Juventus Juara, Bonucci Akui Tidak Mudah

Berita Bola – Bek Juventus, Leonardo Bonucci menyatakan untuk meraih gelar juara Serie A 2019/2020 sulit dan sekaligus yang terindah.

Si Nyonya Tua dipastikan sebagai juara musim ini setelah meraih kemenangan 2-0 atas Sampdoria pada pekan ke 36, Senin (27/7) dini hari WIB.

Laga yang berlangsung di Allianz Stadium, dua gol yang tercipta masing-masing di lesakan oleh Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi. Gelar juara ini sendiri menjadi yang kesembilan secara beruntun untuk Juventus.

Usai timnya dinyatakan sebagai pemenang musim ini, Leonardo Bonucci mengakui kalau untuk menjadi juara tidak mudah dan ia sebetulnya berharap bisa merayakannya bersama para fans.

Berbicara kepada Sky Sports Italia, Bonucci mengatakan ini adalah gelar yang paling indah, karena ini adalah yang paling sulit. Ia juga mengungkapkan Juventus harus memulai era baru, filosofi baru, menghadapi banyak kesulitan, tetapi timnya terus memberikan semuanya, bahkan ketika ada banyak kesalahan.

Pemain berposisikan bek itu juga bilang sangat rumit di luar lapangan, dunia berubah dalam tiga bulan. Selain itu timnya juga harus mendapatkan kembali fokus di liga, tetapi sudah dilakukan dengan sukses. Tim ini inginkan gelar, meski ada kesulitan. Ia pun tidak bisa punya kata-kata. Juve sudah memberikan segalanya untuk memastikan bahwa akan melakukannya ini untuk pemain, untuk klub, untuk para fans yang mendukung dari rumah, atau dari surga.

Lenardo Bonucci juga ingin sekali merayakan dengan para fans. Ia juga menyatakan ketika mengenakan jersey ini, tidak dapat menahannya. Ini merupakan tahun yang intens.

Kendati sudah dipastikan sebagai juara Serie A musim ini, tetapi tim asuhan Maurizio Sarri masih harus bertanding di dua pertandingan tersisa melawan Cagliari dan AS Roma.

Sementara Lenardo Bonucci sudah bermain untuk Juventus sebanyak 34 laga di liga dengan mengemas 3 gol dan mengoleksi 10 kartu kuning. Bagi pemain bola berusia 33 tahun tersebut gelar ini menjadi yang ke 8 selama ia membela klub asal Turin dari berbagai pelatih.