Juventus Tanpa Ronaldo, Pelatih Crotone Tetap Gemetar Ketakutan

Jurnal Bola – Giovanni Stroppa mengatakan sebuah kemenangan melawan Juventus bisa menjadi penentu nasib untuk Crotone musim ini, tetapi mengakui skuad sang juara bertahan membuatnya gemetar, bahkan ketika pasukan Andrea Pirlo tanpa Cristiano Ronaldo.

Crotone telah menelan kekalahan dalam tiga laga pertama mereka di ajang Liga Italia musim 2020/2021, membuat mereka terdampar di dasar klasemen dengan 10 gol kebobolan, hanya mencetak dua gol, dan tanpa satu pun poin dimenangkan.

Kini mereka harus bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat dengan menjamu juara bertahan Juventus di Stadio Ezio Scida pada Minggu (18/10) dini hari, meski kabar baik bagi tuan rumah adalah, Cristiano Ronaldo tak akan ikut serta.

Hanya saja Giovanni Stroppa tetap tidak merasa bahwa peluang timnya lebih baik kendati raksasa Turin tak diperkuat superstar Portugal mereka, merasa bahwa pasukan Andrea Pirlo secara keseluruhan telah cukup untuk membuat timnya bergidik ketakutan.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Setelah menghadapi Milan tanpa Zlatan Ibrahimovic, kami sekarang akan menghadapi Juventus tanpa Cristiano Ronaldo,” katanya pada konferensi pers. “Lebih baik menonton mereka di TV daripada bermain melawan mereka. Tapi sebagai olahragawan, saya ingin melihatnya. Tapi jika saya melihat susunan pemain Juventus, itu membuat saya gemetar.”

Arsitek Crotone berusia 52 tahun itu pun yakin bahwa Si Nyonya Tua adalah tim yang harus dikalahkan musim ini, terlebih dengan status mereka sebagai juara Serie A dalam sembilan musim beruntun.

“Juventus adalah sang juara dan mereka memiliki banyak pemain hebat dalam skuad mereka,” tambahnya. “Mereka adalah tim yang harus dikalahkan, yang terkuat dalam segala hal. Kita perlu fokus serta memberikan sesuatu yang lebih: kami harus berkembang, dan kami bisa melakukannya.”

“Hasil positif melawan Juventus bisa menjadi penentu kemajuan kami, tetapi tim sedang berkembang. Kami harus meningkatkan fokus kami di menit-menit terakhir dan bekerja secara individu di kedua babak. Saya masih merasa kesal dengan hasil melawan Sassuolo (kalah 4-1).”

Liga Italia