Kiper Arsenal Menangis Tersedu Usai Menang Final FA Cup Tadi Malam

Jurnal Bola – Kiper Arsenal Emiliano Martinez menangis tersedu-sedu di depan kamera televisi usai memastikan diri memenangi trofi FA Cup tadi malam di Wembley Stadium. Tahu gak alasannya kenapa?

Dalam wawancara pasca , kiper Emiliano Martinez tak bisa menahan tangisnya, sebelum ditenangkan oleh striker Pierre-Emerick Aubameyang. Alasan utama untuk hal ini adalah karena, satu, dia tak menyangka Arsenal bisa juara dan, alasan kedua, ini adalah trofi besar pertamanya sebagai starter.

Emiliano Martinez yang berusia 27 tahun itu sudah pernah memenangkan hadiah Community Shield tahun 2014 dan 2015 tapi hanya sebagai kiper cadangan saja, menanti kesempatan di balik kiper utama Petr Cech. Ajang kompetisi Piala FA yang berhasil dimenangkan Arsenal pada Minggu (2/8) dinihari merupakan kesempatan pertama bagi sang kiper Argentina sebagai kiper utama tim.

Hal ini tidak bisa dilepaskan dari cederanya kiper pilihan pertama The Gunners, Bernd Leno beberapa pekan silam usai ditabrak oleh pemain Brighton Neal Maupay pada tanggal 21 Juni lalu. Setelah peristiwa itu sang kiper Argentina mengambil alih posisi kiper utama Arsenal bukan saja saat laga-laga Premier League tapi juga kompetisi Piala FA. Rasa capeknya terbayar lunas saat ia berhasil menahan sejumlah serangan Chelsea untuk mengalahkan pasukan Frank Lampard itu dengan skor yang sama seperti final FA Cup tahun 2017, 2-1.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Dalam wawancara usai pertandingan final Piala FA itu, kiper Arsenal yang kurang dihargai dengan dipinjamkan ke mana-mana selama satu dekade terakhir itu, mengatakan, “Saya bilang ke Auba sebelum pertandingan dimulai bahwa ‘kamu akan memenangkan laga ini untuk kita karena kamu adalah kapten’ dan dia melakukannya,” katanya kepada BBC sembari berurai air mata.

, mengatakan bahwa menangisnya Emiliano Martinez merupakan lambang betapa pentingnya laga final Piala FA dan kemenangan itu bagi Arsenal.

“Kami sangat senang hari ini, Emi menangis; tapi itu memperlihatkan ia sangat menikmati game ini dan trofi ini. [Mikel Arteta] sangat berhak mendapatkan trofi ini. Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa dan kami senang memiliki manajer seperti dia.”

Internasional