Legenda Dortmund Sarankan Gotze Gabung West Ham

Bundesliga – Dianggap sebagai salah satu prospek paling cemerlang di sepakbola Eropa setelah mencetak satu-satunya gol di Final Piala Dunia 2014 untuk Jerman, Mario Gotze kini berjuang untuk memenuhi bakat yang dimilikinya. Bahkan legenda Dortmund, Michael Rummenigge, mengatakan jika ada pertimbangan untuk Gotze gabung West Ham United.

Kontrak pemain Jerman tersebut akan berakhir pada musim panas ini. Gotze pun disarankan untuk mempertimbangkan bergabung dengan klub Inggris tersebut. Membintangi Dortmund di bawah Jurgen Klopp, Gotze pindah ke Bayern Munich pada 2013 setelah klausul rilisnya senilai 31,5 juta poundsterling diaktifkan. Dengan Bayern mengumumkan kesepakatan sebelum final Liga Champions, melawan Dortmund.

Kedatangannya di Bayern bertepatan dengan penunjukan Pep Guardiola sebagai manajer. Tetapi Gotze kemudian kembali ke Westfalenstadion pada tahun 2016, dengan cedera yang mengganggu kariernya di Jerman. Kontrak Gotze akan berakhir musim panas ini. Dan sementara belum ada keputusan akhir, ia tampaknya akan meninggalkan Dortmund.

Rummenigge Sarankan Gotze Gabung West Ham

Rummenigge, yang membuat lebih dari 300 penampilan untuk Bayern dan Dortmund, jika percaya pindah ke klub seperti West Ham bisa bermanfaat bagi pemain.

“Saya berpikir klub seperti Everton atau West Ham atau klub kelas menengah Italia,” tulis Rummenigge di kolom Sportbuzzer-nya. “Di Bundesliga, dia bisa cocok dengan Borussia Monchengladbach atau Leverkusen. Saya harap dia melepaskan tekanan dan menemukan jalannya. Meskipun, saat ini, saya masih ragu..”

Hingga saat ini, Gotze telah mengalami tidak kurang dari lima cedera serius. Dia sempat absen di 17 pertandingan untuk Bayern di musim 2015-16 dengan cedera hamstring. Kemudian ia didiagnosis dengan penyakit metabolisme yang langka pada tahun 2017, yang membuatnya absen selama 129 hari di Dortmund. Namun terlepas dari kemunduran ini, Rummenigge tetap khawatir dengan profesionalisme dan dedikasi Gotze terhadap olahraga.

“Inti masalahnya adalah kepindahannya ke Bayern. Ketika ia pergi ke Munich pada musim panas 2013, perkembangannya belum selesai. Bahkan setelah kembali ke Dortmund, ia tidak pernah benar-benar kembali ke performa terbaiknya di sana,” lanjutnya.

“Dia harus mengubah beberapa hal. Dia kehilangan kecepatannya dan harus mengubah permainannya, menjadi seorang playmaker. Dia bukan striker. Dia harus meninggalkan semua omong kosong media sosial ini dan hanya berkonsentrasi pada olahraga juga. Kadang-kadang, ketika saya melihatnya di Instagram, saya bertanya-tanya apakah dia masih seorang pemain sepak bola atau pemain sandiwara.” Tutupnya.