Ligue 1 Ditangguhkan, Ligue 2 Mengikuti

Liga Prancis – Liga Sepak Bola Profesional Prancis () menghentikan semua kegiatan sepak bola pada hari Kamis. Dan LFP kini telah menyesuaikan diri dengan sikap itu, setelah awalnya memilih untuk terus memainkan laga di stadion tertutup.

“Mengikuti pengumuman Presiden dalam menanggapi krisis kesehatan COVID-19, dewan direksi LFP dengan suara bulat memutuskan untuk menangguhkan Ligue 1 dan Ligue 2 segera sampai pemberitahuan lebih lanjut.” Sebut pernyataan dari LFP.

“Seperti yang dikatakan Presiden kemarin, kepentingan kolektif harus ditempatkan di atas segalanya. Urgensi hari ini adalah untuk mengekang epidemi, melindungi yang paling rentan dan menghindari perjalanan,” lanjut pernyataan tersebut. “Setelah pertemuan UEFA yang dijadwalkan pada 17 Maret, dewan direksi LFP akan bertemu.”

Presiden FFF: Ligue 1 Ditangguhkan

Dengan sekolah dan universitas di seluruh negeri ditutup dari hari Senin, baik LFP dan FFF dibiarkan tidak punya banyak pilihan selain menutup semua liga. Awalnya mereka berencana untuk mematuhi peraturan pemerintah yang membatasi pertemuan publik untuk 1.000 orang.

“Pernyataan oleh Presiden telah membuat Federasi Sepakbola Prancis mengambil tugasnya untuk berkontribusi tanpa ambiguitas untuk membendung krisis kesehatan yang mencengkeram negara kita,” kata presiden FFF, Noel Le Graet dalam sebuah pernyataan resmi.

“Sebagai hasilnya, saya ingin mengumumkan malam ini penangguhan kompetisi yang dikelola oleh Federasi dan liga-liga di seluruh negeri.”

“Dengan demikian, semua kejuaraan amatir wanita dan pria, dari semua kategori umur, berbagai turnamen, pelatihan dan aktivitas sekolah sepakbola terputus mulai Jumat, 13 Maret, dan sampai pemberitahuan lebih lanjut,” Lanjutnya. “Mereka akan kembali segera setelah kondisi sanitasi memungkinkan.”

Beberapa pertandingan Ligue 1 telah ditunda karena COVID-19. Sementara Paris Saint-Germain, yang memimpin Ligue 1, bermain pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions hari Rabu di Parc des Princes melawan Borussia Dortmund tanpa penonton. Sejauh ini ada 2.876 kasus dan 61 kematian di Prancis karena virus Corona. Sepak bola Prancis bergabung dengan Italia, Spanyol, Belanda, dan Amerika dalam menghentikan total masalah sepak bola secara keseluruhan. Semua dalam upaya mengelola ancaman pandemi virus Corona.