Liverpool Tepuk Tangan Robertson Pulang Cepat dari Timnas Skotlandia

Jurnal Bola – Liverpool bisa bertepuk tangan saat Andy Robertson pulang lebih cepat dari kamp tim nasional, walaupun Skotlandia menang atas Slovakia.

The Reds mendapat dorongan besar setelah mendapat kabar bahwa Robertson bisa , usai menerima kartu kuning di laga UEFA Nations League akhir pekan kemarin.

Robertson yang juga kapten Timnas Skotlandia itu ikut membawa skuad asuhan Steve Clarke tersebut raih kemenangan berturut-turut, di samping menang pula dalam satu pertandingan Kualifikasi Piala Eropa melawan Israel dalam drama adu penalti.

Skotlandia sebenarnya masih harus lakoni satu pertandingan lagi di jeda internasional saat ini, yakni melawan Timnas Republik Ceko di UEFA Nations League pada pekan ini. Namun, akibat kartu kuning tersebut, andalan Liverpool itupun tak bisa bermain karena akumulasi kartu dan bisa terbang kembali ke Inggris akibat skorsing tersebut.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Penyerang QPR, Lyndon Dykes, mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan kontra Slovakia yang digelar di Hampden Park itu. Tapi, pengambilan keputusan Robertson yang dinilai terlambat menjadi pertanyaan banyak fans di media sosial.

“Mendapat kartu kuning yang membuat Anda absen di pertandingan internasional berikutnya, bagus…. Seorang tuna netra bahkan bisa melihat apa yang Anda lakukan,” ungkap seorang fan Skotlandia kepada Robertson, seperti dilansir .

“Andy Robertson diganjar kartu kuning dengan sengaja, itu berarti dia tak akan mainkan tiga pertandingan dalam sepekan untuk mereka, dan sekarang harus absen di pertandingan melawan Republik Ceko,” ujar fan yang lain.

Pemain Liverpool berusia 26 tahun itu memang tampak bersemangat usai pertandingan. Dia bahkan sempat ucapkan selamat kepada Declan Gallagher dari Motherwell, bintang Manchester United Scott McTominay dan Andrew Considine, pemain Aberdeen.

Timnas Skotlandia akan terbang ke Serbia pada bulan depan, untuk melihat siapa yang akan gabung Inggris, Kroasia dan Republik Ceko di Grup D Piala Eropa 2020. Ajang bergengsi ini sendiri rencananya akan digelar pada Juni dan Juli tahun depan.

“Para pemain yang ada di sini sekarang punya peluang untuk membuat diri mereka hampir tidak bisa digantikan. Itu poin pertamanya,” tandas pelatih Steve Clarke.

“Kami berusaha memandang ke depan untuk berkompetisi lagi bulan depan, semua pemain yang tidak ada dalam skuad ini harus lakukan segala hal yang mereka bisa untuk tetap fit dan bermain sebaik mungkin, mereka bisa menyulitkan dalam proses seleksi saya nanti,” tambahnya.

Internasional