Magath Serang Guardiola, Kesuksesan di Barca Karena Lionel Messi

Jurnal Bola – Mantan pelatih Bayern Munchen Felix Magath menyerang Pep Guardiola, menyebut kesuksesan di Barcelona dulu lebih karena dia memiliki Lionel Messi yang bisa mengubah permainan, bukan karena kecerdikan taktiknya.

Antara 2008 hingga 2012, Barcelona memainkan sepak bola terbaik yang pernah ada dalam olahraga sepak bola dan, dengan itu, memberikan klub satu periode tersukses yang pernah ada dalam sejarah, termasuk dua gelar Liga Champions.

Bahkan manajer legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson, tim yang dua kali dikalahkan oleh Blaugrana pada final Liga Champions 2009 dan 2011, pernah memuji mereka dengan menyebut bahwa raksasa Catalonia pada periode tersebut adalah rival tersulit yang pernah dihadapinya sepanjang karirnya.

Namun Felix Magath menegaskan bahwa superstar Argentina adalah faktor sentral di balik tahun-tahun gemilang Barcelona pada periode tersebut karena kemampuannya untuk memenangkan pertandingan sendirian, bukan karena taktik Pep Guardiola.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Itu adalah Lionel Messi yang memenangkan gelar bagi Barcelona, dan bukan Pep Guardiola,” katanya kepada Bild. “Tanpa dia, taktik Pep Guardiola di Barcelona tidak akan pernah bekerja dengan sukses.”

Pep Guardiola menikmati kesuksesan domestik dengan setiap klub yang dia latih, termasuk di Bundesliga di mana dia memenangkan tiga gelar selama tiga tahun karirnya bersama Bayern Munchen, namun dia gagal memenangkan Liga Champions kendati mewarisi skuad treble winners racikan Jupp Heynckes.

Dia juga menghadapi masalah serupa di Manchester City. Meski melakukan investasi besar-besaran dalam hal transfer pemain selama waktunya di Etihad Stadium, Guardiola belum berhasil memenangkan kompetisi elit Eropa dalam empat tahun karirnya di Inggris.

“Jika taktiknya memang berhasil, dia akan memenangkan Liga Champions bersama Bayern Munchen atau Manchester City sejak lama. Dia menang karena dulu di Barcelona ada Lionel Messi yang mengubah permainan.”

Felix Magath juga menilai bahwa gaya permainan yang dipaksakan Pep Guardiola tidak begitu enak dipandang penonton dan malah menyebutnya sebagai taktik yang membosankan. “Bagi penonton, memiliki bola dan hanya mengopernya saja itu membosankan. Ini hanya berhasil jika para pemain memang secara teknis lebih unggul,” tandasnya.

Liga Spanyol