Manchester United Disindir Eks Spurs Soal Cavani

Jurnal Bola – Mantan pemain Tottenham Hotspur, Harry Redknapp menilai keputusan Manchester United boyong Edinson Cavani sebagai tanda putus asa.

Pemain asal Uruguay tersebut didatangkan raksasa di menit-menit akhir penutupan bursa transfer. Sang pemain mendapatkan kontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan 12 bulan.

Dari berbagai laporan, kubu Manchester United bakal menggaji eks penyerang Paris Saint-Germain itu sebesar 200.000 ribu pounds atau sekitar 3,8 miliar per pekannya. Sedangkan kedatangannya memang masih diragukan. Pasalnya selain usianya sudah tidak muda lagi, sang pemain juga sudah lebih dari tiga bulan tak bermain di laga kompetitif.

Usai Edinson Cavani bergabung ke Old Trafford, Harry Redknapp langsung menyindir klub yang dilatih Ole Gunnar Solskjaer tersebut dengan menyebutnya sebagai tanda putus asa. Sebagaimana diketahui, sejatinya mereka ingin sekali mendatangkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund, Namun, Die Borussen bersikeras ogah untuk melepasnya.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Menulis untuk The Sun, Harry Redknapp mengungkapkan kalau dirinya sangat menikmati pertaruhan saat ini. Akan tetapi, dirinya bukan seperti Manchester United. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh klub berjuluk Setan Merah membawa pemain yang sudah tidak muda lagi dan membayarnya dengan gaji yang tinggi sebagai bentuk tanda putus asa.

Redknapp yang pernah menangani West Ham United dan Birmingham City itu juga menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapatkan bocoran kalau sang pemain memang mau gabung ke MU. Dia pun berharap agar United bisa beruntung dengan Edinson Cavani terutama ketika mendengar gaji per pekannya.

Tapi, yang membuatnya bingung adalah mengapa Manchester United baru sibuk mendatangkannya jelang penutupan bursa transsfer kalau memang sudah mengincar Cavani sejak lama.

Sementara Edinson Cavani usai laga internasional belum bisa dimainkan Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, sang pemain harus menjalani karantina dulu untuk mengembalikan performa terbaiknya.

Menairk untuk di tunggu apakah dengan gaji per pekan yang cukup besar, striker berusia 33 tahun itu bisa membantu Manchester United meraih trofi atau tidak pada musim 2020/21.

Liga Inggris