Manchester United Lupakan Saja Jadon Sancho, Ada Kembarannya di Tim Muda

Jurnal Bola – Manchester United tampaknya tak perlu repot-repot datangkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Setan Merah sudah punya pemain yang 11-12 mirip dengan bintang asal Inggris itu di level akademi.

Lewat penampilan apik penyerang muda, Shola Shoretire, United harusnya yakin mereka sudah dapatkan pemain besar yang bisa bersinar di masa datang.

Shoretire, yang baru berusia 16 tahun pada bulan Februari, telah menandatangani kesepakatan di akademi, maupun prakontrak untuk menjadi pemain sepak bola profesional di klub itu.

Shoretire tunjukkan perkembangan yang cepat lewat tim muda, yang bahkan telah membuat beberapa pemain di Old Trafford bernafas lega. Pasalnya, pemain yang lahir di Nigeria itu bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah di klub usai mereka .

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Shoretire tunjukkan permainan yang trampil di lapangan, hingga ia disebut-sebut mirip dengan legenda sepak bola Afrika, Jay-Jay Okocha, yang juga pernah merumput di Liga Premier bersama Bolton Wanderers di awal tahun 2000-an.

Pemain remaja bertubuh mungil, nyaman mengolah si kulit bundar dengan kedua kakinya, di mana ia bisa bermain lebar dan keluar dari lini tengah. Pengakuan dari kemampuannya membuat Manchester United yakin, dia punya kemampuan untuk sukses di level tertinggi dengan tawarkan kontrak di awal kehidupannya sebagai seorang pesepak bola.

Shoretire gabung tim muda Setan Merah dari Newcastle, sejak ia masih berusia 10 tahun. Sejak saat itu, penampilannya pun terus berkembang.

Musim lalu, Shoretire berhasil membawa United ke babak semifinal FA Youth Cup, di mana ia mencetak gol saat Setan Merah kalahkan Wigan Athletic di Old Trafford. Anehnya lagi, sehari sebelumnya dia masih harus belajar untuk jalani ujian GCSE-nya.

“Waktu itu dia seharian di sekolah! Lalu, dia pergi ke Old Trafford untuk bermain. Benar-benar menakjubkan, kan. Dia jalani hari yang berbeda dengan pemain-pemain yang lain,” tandas pelatih U-18, Neil Ryan, kepada .

Sejarah di UEFA Youth League

Shoretire bermain di Milk Cup 2017 yang digelar di Irlandia Utara, saat usianya masih 13 tahun. Lalu, di tahun 2019, dia mengukir sejarah.

Saat usianya masih 14 tahun 314 hari, Shoretire masuk lapangan sebagai pemain pengganti saat Manchester United menang 2-1 atas Valencia, dan dia menjadi pemain termuda yang bermain di UEFA Youth League – sebuah kompetisi yang digelar untuk tim-tim U-19.

“Kami ingin menjaga mereka tetap rendah hati, bekerja keras. Bukan hanya staf pelatih yang melakukannya, ada beberapa staf yang sebelumnya datang dari akademi, datang dari tempat yang tepat, memberikan pesan yang sama. Itulah yang kami banggakan,” tambah Ryan.

“Saat anda melihat pemain yang memiliki profesionalisme seperti Marcus Rashford, dia-lah contoh pemain yang bersinar, begitu juga dengan Scott McTominay, dan beberapa pemain lain. Para pemain ini produk dari akademi kami dan staf yang bekerja bersama mereka. Mereka-lah contoh kami,” ujarnya.

“Para pemain bagus bisa menikmati panggung besar. (Shoretire) benar-benar pemain yang menyenangkan. Dia berkembang dan terus berkembamng, bisa bermain di beberapa posisi berbeda, menurut saya dia tunjukkan kedewasaan yang luar biasa,” ungkap Ryan.

Nigeria atau Inggris?

Saat ini, Shoretire bahkan disebut-sebut sudah memiliki kans bagus untuk bergabung dengan skuad utama Manchester United, bersama-sama Rashford dan McTominay, jika dia terus bermain dengan bagus. Kans ini tentunya akan dilanjutkan dengan peluangnya membela tim nasional.

Walau Shoretire lahir di Afrika, Shoretire sudah diundang untuk memperkuat timnas muda Inggris. Di usianya yang baru 16 tahun, dengan permainan kelas dunia di kedua kakinya, keputusannya sudah ditunggu-tunggu sejak saat ini, negara mana yang akan dibelanya, meskipun langkah pertamanya adalah Manchester United.

So, selamat tinggal Jadon Sancho!

Liga Inggris