Mourinho Kecam Keputusan Pembatalan Larangan untuk City

Berita Bola Terbaru – Jose Mourinho kecam keputusan untuk membatalkan larangan Manchester City dari Liga Champions. Ia mengatakan ini sebagai hal yang memalukan dan yang akan menandai akhir dari Financial Fair Play (FFP). Sebelumnya, City dilarang mengikuti kompetisi UEFA untuk dua musim berikutnya dan didenda € 30 juta. Mereka dituduh melakukan ‘pelanggaran serius’ terhadap lisensi klub UEFA dan peraturan FFP.

Klub Liga Premier itu kemudian secara konsisten membantah melakukan kesalahan dan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS). Dimana CAS, yang pada hari Senin waktu setempat, memutuskan mendukung mereka. City sekarang harus membayar denda € 10 juta karena kegagalan untuk membantu UEFA secara memadai dalam penyelidikannya.

Berita Bola Terbaru: Mourinho Kecam Keputusan untuk City

Pada konferensi pers prapertandingannya menjelang laga Tottenham Hotspur dengan Newcastle United, Mourinho mengatakan jika ini adalah keputusan yang memalukan.

“Karena jika Man City tidak bersalah, saya pikir dihukum dengan jutaan adalah memalukan. Jika Anda tidak bersalah, Anda tidak dihukum,” kata Mourinho. “Jika mereka bersalah, mereka harus dilarang. Bagaimanapun, keputusannya adalah bencana.”

“Jika kamu tidak bersalah, kamu seharusnya tidak membayar. Saya  tidak mengatakan Man City tidak bersalah,” lanjutnya. “Saya tahu uang untuk mereka itu mudah, tapi itu prinsip. Bahkan satu poundsterling. Kenapa Anda membayar delapan, sembilan juta? Itu memalukan.”

“Kritik saya bukan untuk Man City. Saya tidak tahu apakah mereka bersalah. Kritik saya ditujukan kepada mereka yang berkuasa. Mungkin mereka kurang beruntung karena mereka tidak pantas dihukum.” Ditanya apakah keputusan itu berarti akhir bagi FPP, Mourinho menjawab: “Ya.”

Spurs, yang telah kehilangan laga babak 16 besar mereka untuk RB Leipzig musim ini, tampaknya akan kehilangan kualifikasi untuk Liga Champions musim depan. Mereka membuntuti urutan keempat Leicester City dengan tujuh poin dengan tiga pertandingan tersisa. Tottenham masih memiliki kesempatan untuk mengejar, karena skuat Mourinho juga akan menghadapi Leicester City di matchday ke-37. Namun itu juga harus tergantung dengan beberapa laga Liga Premier lainnya.