Guardiola: Orang Kulit Putih Harus Minta Maaf Atas Rasisme

Berita Bola Terbaru – Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengatakan orang kulit putih harus meminta maaf atas rasisme. Dan memperlakuan orang kulit hitam pada malam ketika pemain Liga Premier mengenakan slogan “Black Lives Matter” di baju mereka. Para pemain City dan Arsenal juga berlutut dengan wasit sebelum pertandingan dimulai. Setelah gerakan yang sama di awal pertandingan antara Aston Villa dan Sheffield United yang menandai kembalinya liga setelah absen tiga bulan akibat pandemi virus Corona.

“Orang kulit putih harus meminta maaf atas cara kami memperlakukan orang kulit hitam dalam 400 tahun terakhir,” kata Guardiola dalam konferensi pers setelah timnya menang 3-0 atas Arsenal. “Saya merasa malu atas apa yang telah kami lakukan untuk orang kulit hitam di seluruh dunia. Bukan hanya Amerika, masalahnya ada di mana-mana.”

Guardiola telah membahas masalah ini dalam wawancara di tepi lapangan dengan Sky Sports. “Kita harus mengirim seribu juta pesan untuk orang kulit hitam. Saya malu dan malu dengan apa yang telah dilakukan orang kulit putih untuk orang kulit hitam,” katanya.

“Hanya karena kamu terlahir dengan warna kulit yang berbeda, bagaimana orang berpikir mereka berbeda dengan yang lain?” tambah pelatih asal Spanyol itu.

Guardiola Serukan untuk Meminta Maaf Atas Rasisme

Semua nama pemain di bagian belakang baju mereka diganti dengan kata-kata “Black Lives Matter”. Semua terjadi ketika liga secara resmi bergabung dengan kampanye protes internasional yang dipicu oleh kematian George Floyd. Floyd adalah seorang pria kulit hitam, yang meninggal di tangan petugas polisi Minneapolis bulan lalu.

“Semua pesan positif dan kami harus berjuang,” kata Guardiola. “Semua yang dapat kita lakukan untuk membuatnya sadar, itu tidak dapat diterima. Kita harus melakukan banyak hal untuk orang kulit hitam yang belum kita lakukan sejauh ini.”

Penyerang City, Raheem Sterling juga mengatakan ia menyambut baik pertunjukkan dukungan pra-pertandingan untuk “Black Lives Matter”.

“Saya melihatnya sebagai langkah besar bagi Liga Premier untuk memungkinkan sesuatu seperti itu terjadi. Dan itu menunjukkan kita akan ke arah yang benar,” katanya. “Sedikit demi sedikit kita melihat perubahan. Itu alami, itu organik. Kami melihat tim melakukannya di kick-off sebelumnya dan berpikir itu adalah sesuatu yang harus kita lakukan juga.”