Pelatih Lyon Puas Bisa Menyingkirkan Juventus di Liga Champions

Berita Sepakbola – Melawan Juventus di babak 16 besar Liga Champions pada Sabtu (8/8) dini hari kemarin, mengaku sangat bangga bisa menyingkirkan klub sekelas Juventus dan bisa melaju ke babak semifinal.

Unggul Agregat, Lyon Mampu Menekan Juventus

Sebenarnya posisi Lyon sudah di ujung tanduk dalam laga yang berlangsung di Stadion Allianz Sabtu dini hari kemarin. Pasalnya dari segi kekuatan, diatas kertas mereka tidak lebih unggul dari lawannya, Juventus. Namun yang membuat skuad Les Gones merasa percaya diri adalah karena di Leg Pertama mereka sudah unggul 1:0 dari pasukan Maurizio Sarri.

Bermodal unggul agregat, ternyata mampu membuat Lyon mendominasi pertandingan dan membuat Juventus berada dibawah tekanan mereka. Bahkan percaya diri anak asuh Rudi Garcia semakin meledak ketika Memphis Depay sukses mencetak gol dari tembakan penalti di menit ke-12.

Kehebatan Ronaldo kembali diacungi jempol kala dirinya mampu membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol sekaligus menjelang babak pertama usai. Namun hingga babak kedua usai, skuad La Vecchia Signora tidak mampu menambah pundi-pundi golnya.

Hingga skor kemenangan 2:1 dari kaki Ronaldo tidak mampu membawa Juventus lolos ke perempat final Liga Champions musim ini. Mereka resmi tersingkir dan tiket akhirnya didapatkan Lyon.

Momen Bahagia Rudi Garcia

Usai laga leg kedua kemarin pelatih dari Lyon, Rudi Garcia tak sanggup lagi membendung kegembiraannya. Dia akhirnya mampu membawa timnya melaju ke babak perempat final Liga Champions musim 2019/2020 ini.

Satu hal yang paling membuatnya bahagia adalah karena lawan yang mereka tahan adalah tim elit sekelas Juventus. Memang Juventus musim ini menjadi salah satu tim yang paling dijagokan bisa berlaga di final bahkan menjadi juara.

“Ini merupakan salah satu momen yang paling memuaskan dalam karir saya selama ini, dan bisa melewati Juventus adalah hal yang benar-benar luar biasa,” seru Rudi Garcia kepada Sky Sport Italia.

“Malam ini kita bisa melihat betapa pentingnya menang di putaran pertama. Dengan menang 1:0 dan tanpa kebobolan, kami sudah bisa lolos sebelum memasuki lapangan. Kemudian kami berhasil mengkonversi penalti untuk membawa keunggulan 1:0. Tetapi kami sadar dimana posisi kami sekarang berada,” imbuhnya.

Penalti Ronaldo Sempat Mengkhawatirkan

Memang di 12 menit awal Lyon mampu memimpin lewat penalti dari Memphis Depay. Namun setelah Ronaldo mampu menyamakan kedudukan melalui tembakan penalti juga, permainan sontak berubah. Tempo permainan semakin terasa ketat.

“Memang penalti dari Ronaldo di penghujung babak pertama sempat menyakiti kami. Memang di awal Juventus terlihat tidak bermain dengan rasa percaya diri. Namun usai gol (Ronaldo) mereka kembali menemukan rasa percaya diri,” tutur Rudi Garcia.

“Cristiano Ronaldo akhirnya mampu mencetak gol level Liga Champions yang sebenarnya, namun kami mampu untuk tetap tenang dan itu yang saya apresiasi dari tim saya. Kami berusaha untuk tidak panik, dan semua orang bekerja keras untuk tetap mempertahankan bola,” tegasnya.

Juventus Pincang Tanpa Dybala

Salah satu yang menjadi keberuntungan Lyon dalam laga leg kedua kontra Juventus Sabtu dini hari kemarin adalah tidak utuhnya lini depan tuan rumah. Memang di laga kali ini Maurizio Sarri tidak memainkan Paulo Dybala sejak menit awal laga berlangsung. Hal ini dikarenakan striker asal Argentina ini baru saja pulih dari cedera yang dialaminya.

Memasuki menit ke-70, Sarri akhirnya menurunkan Dybala untuk menggantikan Federico Bernardeschi. Namun 14 menit berselang akhirnya Dybala kembali ditarik keluar karena cederanya terulang kembali.

Baca Juga :