Pemain Chelsea Lebih Galak Daripada Man Utd dan Liverpool Saat Tertinggal

Jurnal Bola – Chelsea akan bergembira dengan kekalahan yang diderita Manchester United dan Liverpool. Bukan, bukan soal posisi klasemen Liga Inggris karena akhir musim masih jauh, tapi soal mentalitas para pemainnya. The Blues juga pernah tertinggal tiga gol tapi mereka berhasil bangkit dengan tiga gol balasan.

Para pendukung The Blues boleh bergembira dengan hasil kekalahan Manchester United dan Liverpool karena dua pertandingan Liga Inggris pada Minggu (4/10) dan Senin (5/10) dinihari itu mencelikkan mata mereka perihal kualitas yang masih dimiliki para pemain Chelsea, yang tidak muncul dalam diri dua tim berjersey merah tersebut, tadi malam.

Baik Manchester United maupun Liverpool sama-sama tertinggal dengan skor 4-1 pada laga Liga Inggris mereka masing-masing antara Minggu (4/10) malam sampai Senin (5/10) dinihari. Selisih tertinggal tiga gol juga diderita oleh Chelsea pada laga di kandang West Bromwich Albion pada 26 September lalu.

Bedanya adalah, para pemain Chelsea bangkit dari ketertinggalan selisih tiga gol mereka itu untuk mencetak tiga gol melalui Mason Mount menit 55, Callum Hudson-Odoi menit 70 dan Tammy Abraham pada masa injury time.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Hal yang sama tidak terlihat pada kedua pertandingan rival sesama tim elit Premier League itu dengan Manchester United malah kebobolan dua gol lagi pada babak kedua di tangan mantan manajer Jose Mourinho, sementara .

Selain masalah taktik, ini juga masalah mentalitas pemain. Kegigihan tentu saja. Tapi ada masalah mental lainnya, yaitu anggap remeh, seakan-akan karena posisi The Reds adalah juara bertahan Liga Inggris, dan mantan juara Liga Champions semusim sebelumnya, maka akan pasti menang melawan Aston Villa yang akhir musim 2019/2020 lalu harus berjuang sampai matchday terakhir musim untuk lepas dari jeratan degradasi.

Demikian juga Manchester United yang duduk di posisi ketiga klasemen Liga Inggris akhir musim kemarin pasti akan menang atas Tottenham Hotspur yang berada pada posisi keenam, bukan? Salah besar! Dalam soal ini Frank Lampard boleh yakin bahwa skuadnya akan finish lebih baik daripada posisi terakhir mereka di urutan keempat klasemen, seperti terjadi akhir musim 2019/2020.

Liga Inggris