Pemain Spurs Terpukul Usai Kebobolan 3 Gol Hanya Dalam 8 Menit

Jurnal Bola – Pencetak gol Tottenham Hotspur Son Heung-Min mengatakan bahwa rekan-rekannya merasa hancur dan terpukul setelah kebobolan 3 gol dalam 8 menit, membuat mereka kehilangan keunggulan 3 gol yang telah dipertahankan sejak menit ke-16.

Penyerang Korea itu berhasil membuka skor dengan cepat untuk tim tuan rumah di menit pertama ketika sebuah umpan panjang Harry Kane ke wilayah pertahanan tim tamu berhasil menemui Son yang kemudian menghujamkan bola ke sudut kiri gawang Lukasz Fabianski.

Harry Kane kemudian berbalik mencetak dua gol tambahan, pertama lewat tembakan di luar kotak penalti menit ke-8, sebelum menggandakan golnya lewat tandukan menit ke-16 menyambut umpan silang pemain pinjaman Real Madrid, Sergio Reguilon.

Tapi West Ham berhasil bangkit delapan menit jelang laga bubaran, yang diawali oleh tandukan Fabian Balbuena menit ke-82 memanfaatkan sepakan bebas Aaron Cresswell, sebelum Davinson Sanchez mencetak gol bunuh diri tiga menit kemudian ketika berusaha membuang bola dengan kepalanya.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Gareth Bale nyaris mengakhiri laga saat aksi individunya berhasil menembus pertahanan West Ham, tapi tembakannya masih meleset ke sisi kiri gawang Lukasz Fabianski. Naas, justru gawang Hugo Lloris yang kembali kebobolan, setelah usaha pembersihan setengah hati oleh para pemain Spurs disambar Manuel Lanzini dari luar kotak untuk mengubah skor menjadi 3-3.

Kehilangan keunggulan tiga gol untuk imbang 3-3 benar-benar sulit diterima para pemain Spurs, dengan Son Heung-Min menegaskan bahwa rekan-rekannya sangat terpukul oleh hasil mengecewakan ini.

“Para pemain sangat terpukul dengan hasil ini, kami pikir kami pantas mendapatkan tiga poin dan bermain sangat baik hingga 10 menit terakhir. Ini hasil yang mengejutkan,” kata pemain berusia 28 tahun itu kepada Sky Sports.

“Ini sepak bola. Seharusnya tidak pernah terjadi, tetapi itu bagian dari sepak bola. Kami harus fokus sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan. Saya tidak ingin merasakan ini lagi, ini adalah pelajaran yang baik bagi kami untuk tidak pernah terjadi lagi.”

“Kami mendominasi permainan sejak awal dan mencetak tiga gol cepat dan sepenuhnya mengendalikan permainan. Kami memiliki beberapa peluang lagi untuk mencetak gol, tetapi ketika Anda mencetak tiga gol di kandang, harusnya Anda tidak bisa kehilangan poin. Ini sangat menyedihkan bagi saya. Para pemain, tim, semuanya sedih. Apa yang terjadi, telah terjadi. Sangat menyedihkan. Seharusnya tidak pernah terjadi lagi.”

Liga Inggris