Perkenalkan Adegan Memalukan, Pemain Chelsea Rebutan Penalti

Jurnal Bola – Pemain The Blues rebutan bola untuk menjadi eksekutor tendangan penalti kedua dalam pertandingan Chelsea vs Crystal Palace, Sabtu (3/10) malam di Stamford Bridge. Sampai kapten tim Cesar Azpilicueta harus turun tangan.

Ini merupakan kejadian menarik yang luput dari laporan media saat Chelsea menjamu Crystal Palace di Stamford Bridge tadi malam, saat Tammy Abraham mencoba merebut penalti yang seharusnya milik Jorginho dan hal itu memaksa Cesar Azpilicueta turun tangan mencegahnya.

Penyerang 23 tahun itu langsung mengambil bola usai Kai Havertz dijatuhkan di kotak penalti yang merupakan hadiah penalti kedua bagi tuan rumah, dengan dia ingin mencatatkan namanya di papan skor usai tiga dari empat tembakannya meleset dari sasaran.

Pemain internasional Inggris itu memang kembali dipercaya sebagai starter usai selalu mencetak gol ketika diturunkan sejak menit awal melawan Barnsley di ajang EFL Cup dan melawan West Brom pada laga Liga Inggris sebelum ini.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Dalam pertandingan di Stamford Bridge ini, Chelsea yang awalnya frustrasi tanpa gol di babak pertama akhirnya membuka keran golnya pada menit ke-50 melalui tembakan Ben Chilwell, sebelum tandukan Kurt Zouma menggandakan keunggulan bagi tuan rumah. The Blues semakin jauh unggul meninggalkan Crystal Palace ketika Tammy Abraham dijatuhkan Tyrick Mitchell di kotak penalti, dengan Jorginho maju sebagai eksekutor sukses mengubah skor menjadi 3-0.

Namun usai timnya kembali mendapatkan penalti saat Kai Havertz dijatuhkan di kotak penalti, penyerang 23 tahun itu mengambil bola dan berharap mendapat kesempatan untuk mencetak gol ketiganya musim ini di semua kompetisi. Kapten klub Cesar Azpilicueta datang berlari-lari untuk mencegahnya karena memang penalti merupakan menjadi tugas pemain Italia Jorginho, yang akhirnya berhasil menggandakan golnya dalam pertandingan tersebut dan membawa The Blues unggul 4-0.

Tammy Abraham kemudian menunjukkan wajah kesal dengan insiden itu, mengucapkan kata-kata frustrasi kepada dirinya sendiri saat dia menjauh dari titik penalti dan sembari menunjukkan bahasa tubuh kepada ke sang kapten dengan ia merasa seharusnya diberi kesempatan untuk mencetak gol.

Manajer Frank Lampard usai pertandingan menjelaskan bahwa soal siapa yang mengambil penalti sudah diputuskan dan masalah pertikaian Tammy Abraham sudah diselesaikan. “Saya menginginkan adanya para pemimpin – dan sedikit konflik. Sangat bagus bahwa Tammy antusias [menjadi pengambil penalti] tapi Anda tidak bisa begitu saja melompati daftar urutan [soal siapa eksekutor penalti].”

Liga Inggris