Prediksi Liverpool vs Sheffield United : Perjuangan Berat Tutup Lemahnya Lini Belakang

Berita BolaLiverpool akan menghadapi Sheffield United pada pekan keenam Premier League 2020/21, Minggu (25/10/20), di Anfield. Tim tuan rumah masih diunggulkan untuk keluar sebagai pemenang; terlepas sedang diterpa masalah besar di lini pertahanannya.

Dengan status juara bertahan, Liverpool langsung mendapatkan atensi khusus dari seluruh kontestan Premier League. The Reds diprediksi akan menemui kerepotan besar meski ‘hanya’ menjamu Sheffield United.

The Reds sendiri masih berada dalam tren buruk, yakni gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Kekalahan telak dari Aston Villa (2-7) dan hasil imbang di kandang Everton (2-2) menunjukkan bahwa tim lawan secara perlahan mulai bisa mengimbangi fleksibilitas permainan mereka.

Hanya saja, laga kandang seperti ini hampir selalu berakhir manis untuk Liverpool. Mereka tak terkalahkan di Anfield dalam dua musim terakhir; tepatnya di ajang Premier League. Anfield seolah menjadi jaminan poin, terlepas dari apa pun yang menghadang mereka.

Prediksi Liverpool vs Sheffield United 25 Oktober 2020

Kelemahan Liverpool mulai teridentifikasi. The Reds terlihat rentan ditembus ketika lawan bisa melancarkan pressing yang begitu cepat; contohnya ialah Leeds United. Pressing tim lawan membuat antisipasi bek The Reds berkurang, lalu membuat kesalahan sendiri, dan akhirnya kebobolan.

Variasi taktik pun dibutuhkan demi mengecoh persiapan tim lawan. Sayangnya, jika ingin menerapkan variasi, stok pemain Liverpool terbatas. Ini bukan hanya soal jumlah yang sedikit, melainkan timpangnya kualitas antara pemain inti dan pelapis. 

Timpangnya jumlah pemain bakal semakin terasa dengan badai cedera yang mulai datang. Alisson Becker, Virgil van Dijk, Joel Matip, dan Thiago Alcantara bakal absen akibat cedera. 

Alisson dan Thiago diprediksi masih akan menepi dalam sebulan ke depan, sedangkan van Dijk dipastikan tak akan merumput sampai akhir musim ini akibat cedera ACL.

Absennya Alisson membuat The Reds rentan kebobolan. Pasalnya, Adrian yang bermain sebagai penggantinya tak kunjung tampil impresif. Saat mencetak clean sheet dalam laga melawan Ajax di Liga Champions beberapa hari lalu (1-0), ia sebenarnya melakukan blunder. Beruntung, Joe Gomez sigap membuat clearance yang membuat The Reds selamat.

Selain itu, ketiadaan Matip dan Virgil van Dijk sepertinya bakal membuat Liverpool sangat lemah, khususnya dalam mengatasi bola udara. Kurangnya kehadiran The Reds dalam duel udara sepertinya bakal coba dimanfaatkan Sheffield; dan tak perlu heran jika The Blades nantinya bisa mencetak gol lewat situasi ini.

Hasil imbang melawan Fulham (1-1) pada pekan terakhir membuat Sheffield United belum meraih kemenangan dalam delapan laga beruntun di ajang Premier League. Khusus musim ini, The Blades baru mengumpulkan satu poin yang membuat mereka masih terjerembap di posisi ke-19.

Cerita kemerosotan di atas menjadi sebuah ironi besar karena Sheffield musim lalu mampu bersaing di posisi sepuluh besar. Mereka saat itu menjadi tim dengan rekor defensif terbaik ketiga dengan hanya kebobolan 39 gol; hanya kalah dari Liverpool (33 gol) dan Manchester United (36 gol).

Sebenarnya, rekor defensif Sheffield tak buruk-buruk amat. Mereka baru kebobolan tujuh gol; yang mana menjadi terbaik ketiga di Premier League musim ini. Sayangnya, lini depan mereka sangat tumpul karna baru bisa menciptakan dua gol.

Lemahnya serangan Sheffield ditengarai akibat tak bisa memanfaatkan jendela transfer. Mereka hanya mendatangkan satu striker, yakni Rhian Brewster, yang masih berusia 20 tahun. Tanpa adanya striker ganas di depan, wajar jika kebanyakan serangan mereka mentok dan tak menemui sasaran.

Rentetan hasil buruk Sheffield sepanjang musim ini sendiri tercipta setelah mereka kebobolan terlebih dahulu. Beruntung, dalam laga terakhir, mereka bisa mengimbangi Fulham berkat gol pada menit ke-85. Mencetak gol pembuka mungkin dapat menjadi pembuka jalan The Blades untuk mencuri poin di sini.

Terlepas dari masalah yang mulai datang secara perlahan menurut

Tantangan terberat Liverpool dalam laga nanti bukan mencetak gol, namun bertahan dengan baik. Dengan Adrian di bawah mistar, The Reds tak bakal sebegitu aman dalam menghadang peluang Sheffield United. Jika kiper asal Spanyol itu kembali membuat blunder, boleh jadi The Reds hanya akan menang tipis.

Perkiraan Susunan Pemain Liverpool vs Sheffield United :

(Liverpool) : Alisson; V. van Dijk, K. Tsimikas, J. Matip, N. Phillips, Fabinho, Thiago Alcântara, N. Keïta, A. Oxlade-Chamberlain, Roberto Firmino, Mohamed Salah.

Manager : J. Klopp.

(Sheffield United) : A. Ramsdale; G. Baldock, J. O’Connell, J. Egan, P. Jagielka, J. Fleck, S. Berge, O. Norwood, J. Rodwell, O. McBurnie, L. Mousset.

Manager : C. Wilder.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :
03/01/20 PRL Liverpool 2-0 Sheffield United
28/09/19 PRL Sheffield United 0-1 Liverpool
24/02/07 PRL Liverpool 4-0 Sheffield United
19/08/06 PRL Sheffield United 1-1 Liverpool
02/04/94 PRL Liverpool 1-2 Sheffield United
22/10/20 UCL Ajax 0-1 Liverpool
17/10/20 PRL Everton 2-2 Liverpool
05/10/20 PRL Aston Villa 7-2 Liverpool
02/10/20 LEC Liverpool 0-0 P Arsenal
29/09/20 PRL Liverpool 3-1 Arsenal
18/10/20 PRL Sheffield United 1-1 Fulham
04/10/20 PRL Arsenal 2-1 Sheffield United
27/09/20 PRL Sheffield United 0-1 Leeds United
22/09/20 PRL Aston Villa 1-0 Sheffield United
17/09/20 LEC Burnley P 1-1 Sheffield United

Salam, Dunia Bola.