Roma vs Benevento Banjir 7 Gol, Fonseca: Itu Bagus Untuk Sepak Bola

Jurnal Bola – Manajer Giallorossi Paulo Fonseca senang bahwa lebih banyak pelatih di Liga Italia yang melakukan pendekatan sepak bola menyerang setelah AS Roma menang 5-2 atas Benevento pada Senin (19/10) dinihari.

Roma sempat tertinggal melalui gol cepat menit kelima Gianluca Caprari, namun mereka segera bangkit melalui dua gol balasan via Pedro Rodriguez dan Edin Dzeko untuk menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 2-1. Benevento mampu mencetak satu gol lagi ketika Gianluca Lapadula menyamakan kedudukan menit ke-55, namun penalti Jordan Veretout, gol kedua Edin Dzeko dan gol penutup mantan Barcelona Carles Perez akhirnya menyudahi perlawanan Benevento dengan skor akhir 5-2 di Olimpico.

“Kami menampilkan performa yang bagus, kami merasa percaya diri dan memang benar ini musim yang panjang, tetapi tim ini bekerja dengan baik. Kami memiliki beberapa pertandingan yang akan datang dalam waktu singkat, tetapi kami yakin dengan potensi kami,” kata Fonseca yang berusia 47 tahun itu kepada Sky Sport Italia.

Ada 41 gol dalam sembilan pertandingan akhir pekan ini dan menurut Paulo Fonseca, itu adalah hal yang bagus bagi sepak bola ketika para pelatih di Liga Italia mulai banyak yang mengusung sepak bola menyerang.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

“Tidak banyak situasi berbahaya di depan gawang kami dan kami biasanya merasa memegang kendali. Kami kebobolan dalam situasi di mana kami tidak seimbang, tetapi saya katakan tahun lalu bahwa Serie A adalah liga yang [berorientasi] menyerang dan sama sekali tidak benar bahwa ini adalah liga defensif.”

“Saya suka tim saya bermain sepak bola positif, menciptakan banyak peluang mencetak gol dan bersikap proaktif. Banyak pelatih yang merasa seperti itu sekarang dan itu tentu saja bagus untuk sepakbola.”

Dalam kemenangan 5-2 atas Benevento, Roma menyesuaikan taktik mereka, meninggalkan formasi 3-4-2-1 menjadi 4-3-3 yang lebih tradisional namun tetap dengan sepak bola menyerang.

“Saya pikir tim telah membuktikan bisa bermain dengan dua taktik yang berbeda. Itu tergantung pada permainan dan karakteristik lawan. Kami bisa bermain dengan tiga pemain di belakang, dengan 4-3-3 seperti yang kami lakukan hari ini, ada baiknya memiliki alternatif itu.”

Liga Italia