Stephan El Shaarawy Positif Covid-19, Beberapa Jam Kemudian Dinyatakan Negatif

Jurnal Bola – Pemain sayap internasional Italia Stephan El Shaarawy sempat dinyatakan positif Covid-19, kata dokter Italia, pada Selasa (13/10) waktu setempat sebagaimana yang dilansir via Football-Italia.

“El Shaarawy merasa sehat dan dalam kondisi yang baik,” kata Andrea Ferretti, kepada medis timnas Italia, memastikan jelang konferensi pers Roberto Mancini, Selasa. “Dia memiliki hasil tes positif.”

Hasil itu pun membuat penyerang Shanghai Greenland Shenhua itu terancam akan absen membela Italia yang akan menghadapi Belanda di Bergamo dalam pertandingan lanjutan Nations League.

Namun menariknya hanya beberapa jam kemudian pihak Italia mengkonfirmasi bahwa ada kesalahan pada hasil tes penyerang 27 tahun tersebut, menyatakan bahwa Stephan El Shaarawy ‘positif palsu’ dari covid-19.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Dari hasil tes darah, diketahui hasilnya negatif. Sementara pada malam harinya mantan penyerang AC Milan dan AS Roma itu menjalani tes kedua, dan hasilnya tetap negatif.

Seluruh anggota skuad dan staf diuji lagi sesuai protokol kesehatan yang berlaku dan semuanya mendapatkan hasil negatif. Untuk diagnosis positif covid-19 atau tidak, seseorang memang harus memiliki dua tes positif secara berurutan.

Oleh karena itu, Stephan El Shaarawy kini akhirnya tersedia untuk pertandingan Nations League besok melawan Belanda pada Kamis (14/10) dini hari WIB, yang akan dimainkan di Bergamo.

Saat ini pasukan Roberto Mancini telah mantap berada di puncak klasemen grup A Nations League mereka usai menang 1-0 atas Belanda di Amsterdam sementara mereka bermain imbang melawan Bosnia (1-1) di laga pertama dan bermain tanpa gol melawan Polandia (0-0) pada Senin (12/10) lalu.

Namun masalah virus corona memang belakangan mengalami peningkatan kasus khususnya di Italia, dengan timnas U-21 bahkan memiliki beberapa kasus positif covid-19, sementara banyak klub Serie A yang melihat para pemain mereka harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus corona.

Internasional