Toni Kroos Kritik Selebrasi Gol Aubameyang dan Griezmann, Tidak Pantas Jadi Panutan!

Jurnal Sepakbola – Toni Kroos mengkritik selebrasi gol yang dilakukan Pierre-Emerick Aubameyang dan Antoine Griezmann, dan menganggap keduanya tidak pantas dijadikan panutan.

Toi Kroos, pemain bola berusia 30 tahun ini menjalani karir yang gemilang dengan total raihan 22 trofi, termasuk kompetisi domestik dan Liga Champions bersama Real Madrid dan Bayern Munchen. Ia pun masuk dalam daftar skuat Joachim Low di Piala Dunia 2014 Brasil.

Berbicara soal penghargaan pribadi, sederet gelar pernah ia raih, dari Pemain Emas Piala Eropa U-17 hingga masuk daftar skuat pemain terbaik Liga Spanyol musim 2019/20.

Toni Kroos pun disebut-sebut sebagai gelandang yang berpengaruh di atas lapangan dan ia mengaku lebih senang fokus kepada performa dibanding mencari-cari sensasi yang tidak perlu.

Berita Bola Terbaru:

Advertisement

Tidak segan-segan, Kroos mengkritik Pierre-Emerick Aubameyang yang kerap memakai topeng kala melakukan selebrasi gol dan tarian Antoine Griezmann yang meniru karakter video game Fortnite.

“Saya melihatnya sebagai hal yang konyol. Lebih parah lagi jika ada benda tersembunyi di kaus kaki mereka,” ucap Toni Kroos pada Einfach mal Luppen.

“Aubameyang pernah melakuan selebrasi dan mengeluarkan sebuah topeng. Bagi saya itu berlebihan. Saya pikir itu bukan contoh yang baik juga. Sebuah omong kosong.”

“Yang menurut saya baik adalah selebrasi gol Gerd Muller. Dia hanya melompat, menarik celana. Itu kebahagiaan yang murni. Bukan sesuatu yang besar,” tambahnya.

Seperti diketahui Pierre-Emerick Aubameyang pernah memakai topeng karakter Marvel Black Panther dan ia memiliki alasan tersendiri kenapa melakukannya.

“Saya membutuhkan topeng yang melambangkan diri saya dan itu adalah Black Panther. Di Gabon, kami memanggil tim nasional dengan julukan The Panthers,” kata pemain Arsenal ini.

Selain topeng Black Panther, Auba juga pernah memakai topeng Batman, Spiderman dan Deadpool kala melakukan selebrasi gol.

Liga Spanyol