Virus Corona Tak Halangi Penonton ke Stadion

Liga Indonesia – Liga 1 Indonesia telah menyelesaikan pekan kedua pada akhir pekan lalu. Persib Bandung berhasil mengambil alih pucuk pimpinan sementara dengan dua kemenangan. Indonesia sendiri masih tetap menggelar kegiatan olahraga serta sepak bola di tengah kekacauan negara-negara lain akibat epidemi virus Corona. Virus Corona tak halangi penonton yang ingin menyaksikan langsung laga tim idola mereka di stadion.

Virus Corona mulai menyerang Indonesia. Dengan dua kasus awal pada Senin (02/03), kini kasus telah meningkat menjadi 34 orang positif dengan satu orang meninggal. Di bagian dunia lain, virus asal Wuhan itu telah membuat pengaruh yang besar dalam olahraga. Beberapa liga di Asia hingga Eropa mengalami penundaan. Bahkan di Italia, Serie A kemungkinan besar akan mengalami pembatalan. Di Vietnam, kick-off untuk liga utama mereka, V-League terpaksa ditunda hingga awal pekan ini. Bahkan di Thailand, Thai League musim ini harus dihentikan sementara, saat laga baru berjalan empat pekan.

Corona Tak Halangi Penonton Menonton Langsung

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengumumkan jika virus masuk ke Indonesia pada Senin pagi. Namun malam harinya, laga antara PS Tira Persikabo melawan didatangi oleh ribuan penonton dalam stadion. Terbukti jika animo masyarakat untuk sepak bola masih sangat tinggi.

Sebelumnya, pemerintah propinsi DKI Jakarta menolak untuk mengeluarkan izin terkait keramaian akibat virus Corona. Hal inipun membuat laga antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya ditunda. Laga ini pun menjadi satu-satunya laga pekan kedua yang mengalamin penundaa. Dan karena pemerintah daerah selain Jakarta tidak mengeluarkan larangan untuk keramaian, delapan laga lain tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang dibuat.

Pekan kedua pun menghasilkan setidaknya 70ribu penonton yang menonton laga langsung di stadion. Laga antara Arema kontra Persib bandung menjadi laga dengan jumlah penonton terbanyak, yaitu mencapai 23.781 orang.

Dan walaupun animo penonton masih tinggi untuk menonton langsung ke stadion, panitia pelaksana pertandingan juga tak luput dari antisipasi. Panpel sempat memeriksa suhu badan setiap penonton yang ingin memasuki stadion.